4 Cara Mujarab Mengatasi Varises Kaki

Posted in News


Warning: Creating default object from empty value in /home/suntikp2/public_html/wp-content/plugins/linklaunder-seo-plugin/nusoap.php on line 75

thumbVarises Tidak Bisa 100 Persen Dihilangkan

Jika ada varises di kaki, rasanya Anda tak akan percaya diri mengenakan mini skirt ataupun hotpants untuk menunjang penampilan. Selain merusak penampilan, varises juga membuat kaki terasa nyeri dan mudah kram. Namun tak perlu khawatir karena dengan treatment suntik sclerotic agent, laser Nd :Yag 1064 (long pulse) dan operasi pembuluh darah ampuh mengatasi masalah varises di kaki. Benarkah?

Tanpa Anda sadari memakai sepatu hak tinggi setiap hari ternyata berimbas kepada timbulnya gurat halus pembuluh darah yang berbentuk seperti jaring laba-laba.

Varises yang dahulu di klaim hanya bisa timbul di area belakang lutut ternyata bisa tersebar ke berbagai area kaki, tak terkecuali area paha. Menurut dr. Emil R. Fadly, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, varises merupakan pembuluh darah kapiler yang melebar, dan disertai dengan gangguan fungsi katup yang terdapat pada pembuluh darah tersebut.

Mereka yang mengalami varises tidak hanya mengalami pelebaran pembuluh darah saja, tapi juga mengalami gangguan elastisitas dinding pembuluh darah. Gangguan ini menyebabkan terganggunya fungsi katup pembuluh darah balik atau pembuluh vena. Terganggunya fungsi katup pembuluh darah balik yang bertugas membalikkan darah ke jantung ini akan menyebabkan darah terkumpul pada area tertentu dan menumpuk di bagian bawah. Kondisi ini lama-kelamaan akan menyebabkan pembuluh darah menjadi melebar. Akibatnya timbullah guratan-guratan di kulit yang dikenal sebagai varises.

Banyak Terjadi pada Kaki.

Selain di area kaki, varises juga bisa timbul di area jantung, hemoroid (area anus), serta varises di saluran pencernaan (esofagus). Karena secara anatomi pembuluh darah lebih berat menarik ke atas dan posisinya jauh dari organ jantung, maka menurut dr. Liza Suzanna Bonora, dokter dan ahli kecantikan, sebenarnya varises ini lebih banyak terjadi di area jantung dan kaki.

Hal ini terjadi karena daya tarik pembuluh darah ke bagian bawah tubuh jauh lebih berat ketimbang daa tarik ke atas tubuh.

Penyebab. Banyak hal yang bisa memicu munculnya varises. Pertama, factor genetic atau factor keturunan. Ada beberapa orang tertentu yang pembuluh darahnya cenderung lemah sejak lahir sehingga rentan menyebabkan varises. Kedua, dipengaruhi oleh factor kebiasaan tertentu bisa menyebabkan varises, misalnya berdiri terlalu lama, dan kebiasaan memakai sepatu dengan hak terlalu tinggi.

Factor ketiga, karena pengaruh tingginya kadar estrogen. Kondisi ini akan memudahkan melebarnya pembuluh darah balik, biasanya terjadi pada ibu hamil. Keempat, obesitas juga bisa memicu terjadinya varises karena berat badan yang berlebihan membuat pembuluh darah balik harus bekerja ekstra keras untuk mengirim aliran darah ke jantung. Kelima, varises juga bisa dipicu oleh factor olahraga yang terlalu banyak fokus di area kaki.

Empat Treatment Varises.

Saat ini sudah banyak treatment yang bisa mengatasi varises kaki. Mayoritas treatment ini bekerja untuk mematikan pembuluh darah atau menyumbat pembuluh darah yang mengalami varises. Dengan cara ini, darah yang mengalir di dalam pembuluh darah diharapkan tidak keluar melalui pembuluh darah kecil.
Tentu saja, agar hasilnya lebih efektif, treatment untuk mengatasi varises kaki ini harus disesuaikan dengan tingkat keparahan varises. Yang perlu disadari, treatment varises ini tidak bisa 100 persen menghilangkan varises. Sebab munculnya varises menunjukkan bahwa pembuluh darah sudah tidak baik dan akan ada risiko untuk muncul lagi, apabila bila penderita varises tidak mengubah kebiasaan buruk yang memicu terjadinya varises kaki.

Berikut empat treatment varises yang bisa Anda lakukan, yaitu:

1. Stocking Khusus (Compression Stocking)

Pada kasus varises kaki yang masih tahap awal (grade satu), di mana varises tersebut masih berbentuk kecil-kecil dan berwarna merah keunguan bisa diatasi dengan menggunakan stocking khusus (compression stocking). Fungsinya adalah untuk mematikan pembuluh darah atau menyumbat pembuluh darah yang mengalami varises.

Untuk memperoleh hasil maksimal, dr. Liza menyarankan Anda untuk menggunakan stocking ini selama delapan jam sehari. Selain itu, stocking ini juga dianjurkan digunakan selama kerang lebih enam bulan. Tak hanya itu, karena varises yang masih terjadi dalam tahap awal, Anda juga dianjurkan untuk menghindari beragam penyebabnya seperti penggunaan high heels, dan kebiasaan olahraga yang banyak bertumpu pada kaki (seperti olahraga angkat besi), serta menghindari kebiasaan naik turun tangga terlalu sering.

2. Suntik Artero Scelerotic Agent

Untuk kasus varises yang sudah membengkak dan berbelok-belok (grade dua) tentu saja tidak akan cukup diatasi dengan menggunakan stocking khusus. Untuk  memperolah hasil maksimal, Anda pun bisa menjalani suntik artero sclerotic agent. Bahan obat yang digunakan untuk suntikan ini mengandung zat yang bisa membekukan aliran darah di area varises, mematikan pembuluh darah, serta menciutkan pembuluh darah sehingga aliran darah pindah ke vena lain yang lebih sehat.

Penyuntikan ini dilakukan langsung di setiap pembuluh darah yang mengalami varises. Hal ini bertujuan agar obat tersebut langsung masuk ke area pembuluh darah. Karena itu tak berlebihan treatment ini akan memberi sedikit efek nyeri saat menjalaninya.

Hasil dari treatment suntik yang ditawarkan seharga Rp. 750 ribu – Rp. 1,5 juta per obat ini biasanya akan kelihatan dalam kurun waktu dua minggu hingga satu bulan. Pengulangan dari suntikan ini bisa dilakukan, seadainya masalah varises yang dihadapi cukup berat. Hanya saja, menurut dr. Emil, suntikan ini tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Setelah disuntik dengan jarum khusus berukuran 30-32 (jarum yang sering digunakan untuk bayi), selanjutnya akan dilakukan pembebatan di area yang dilakukan treatment. Pembebatan ini bisa dilakukan dengan menggunakan stoking khusus.

3. Laser Long Pulse Nd:Yag

Bagi Anda yang tidak tahan dengan rasa nyeri akibat suntikan artero sclerotic agent bisa beralih menggunakan laser long pulse Nd:Yag atau IPL (intense pulse light) bergelombang 1064. Hanya saja, karena hanya bisa bekerja di area varises permukaan saja, maka laser ini hanya bisa digunakan untuk kasus varises yang masih ringan (grade satu dan grade dua). Seperti halnya suntikan sclerotic agent, laser long pulse ini juga bekerja dengan cara membekukan aliran darah di area varises, mematikan pembuluh darah, serta menciutkannya. Selain itu, agar lebih maksimal selama menjalani treatment laser yang ditawarkan seharga 800 ribu per treatment ini Anda juga dianjurkan untuk menggunakan untuk menggunakan stocking khusus selama delapan jam sehari dalam kurun waktu 3-6 bulan.

4. Pembedahan

Pembedahan dilakukan terutama untuk mengatasi varises yang sudah parah, misalnya, pada ibu yang terlalu sering hamil dan melahirkan sehingga terjadi penyumbatan pembuluh darah dalam waktu lama. Varises yang sudah parah ini secara kasat mata akan terlihat seperti urat-urat berwarna hijau yang terbentuk seperti ular yang berkelok dan membengkak.

Untuk mengatasinya, biasanya pembuluh darah yang bermasalah ini akan dibuang atau ditarik dengan cara operasi oleh dokter bedah vaskuler. Caranya, pada pembuluh darah yang bermasalah dimasukkan alat stripping, kemudian pembuluh darah ditarik keluar dengan alat tersebut. Bila pembuluh darah balik dalam kondisi baik, maka operasi ini tidak akan menimbulkan efek negative karena pembuluh darah akan melakukan proses remodeling membentuk pembuluh darah baru yang lebih baik. Tapi bila kondisinya sudah tidak baik, biasanya akan terjadi pembengkakan yang dapat berlangsung selama enam hingga delapan minggu. Untuk menghindari efek tersebut diperlukan pemeriksaan awal yang sangat rinci untuk mengetahui kondisi pembuluh darah yang akan dibedah.

Produk sejenis