Kulit Putih dengan Terapi Kromosom

Posted in News

Ingin memiliki kulit yang putih dan cerah? Terapi kromosom (chromosome therapy) yang menggunakan SLC24A5 menjadi satu pilihan yang tepat. SLC24A5 adalah gen yang terdapat pada kromosom ke-15 dalam tubuh manusia, yang terdiri atas 396 molekul asam amino. Pada penelitian terbaru ditemukan ativitas gen SLC24A5 menentukan jumlah dan aktivitas melanosit, semakin tinggi aktivitas gen SLC24A5 akan semakin tinggi jumlah melanosit, yang akan memproduksi lebih banyak melanin, sehingga kulit terlihat semakin terang.

Aktivitas gen SLC24A5 pada ras kaukasia lebih rendah dari pada ras lainnya. Berdasarkan penemuan ini, tim peneliti medis dari Swiss mengamati gen SLC24A5 dan pada tahun 2005, berhasil menemukan penghambat gen SLC24A5. Setelah melalui tahapan penelitian in vitro dan in vivo, baik pada hewan maupun manusia, penghambat gen SLC24A5 terbukti merupakan agen pemutih terbaik, teraman dan terkuat di dunia.

Penghambat gen SLC24A5 hanya bekerja pada melanosit kulit, tanpa mempengaruhi sel pigmen pada rambut dan mata. Suntikan penghambat gen inhibitor tidak menyebabkan albinisme. Produk ini telah terbukti secara klinis efektif untuk kulit yang berwarna gelap, warna kulit tidak rata, kulit dengan pigmentasi. Dosis: 2 vial (IV/IM) setiap hari atau dua hari sekali. Tiap vial (5ml) mengandung SLC24A5 inhibitor 200mcg. Satu kali treatment sebaiknya terdiri atas 36 vial. Kontraindikasinya adalah wanita hamil dan menyusui.

SLC24A5 Inhibitor yang ditemukan dan dipatenkan oleh Aeskulap Brunnen Institution of Biomedical Sciences menunjukkan gen penghambat SLC24A5 pada semua ras/suku, dapat mengubah pigmen kulit menjadi lebih putih, dengan efektif dan aman. Semua subyek diamati selama lebih dari enam bulan setelah penelitian selesai dan seluruh fungsi organ terbukti tidak terpengaruh oleh suntikan SLC24A5 inhibitor, tanpa efek sitotoksik pada rambut dan mata.